
piala adipura
Setelah satu dekade lebih (genap menginjak tahun ke 13) kota Kuningan tidak pernah meraih piala Adipura, sebuah supremasi bergengsi bagi kota-kota di Indonesia di bidang lingkungan hidup, akhirnya piala yang di tunggu-tunggu itu kembali dapat diraih. Kabupaten Kuningan meraih Piala Adipura untuk yang ke enam kalinya, untuk kategori kota kecil. Piala Adipura yang sempat diraih oleh Kuningan lima kali berturut-turut sejak 1991-1995. Ini tentunya berkat kerja keras seluruh komponen masyarakat Kuningan yang turut berpartisipasi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Piala Adipura diserahkan langsung oleh Presiden SBY di Istana Negara kepada Bupati Kuningan H Aang Hamid Suganda, pada Kamis ( 5/6/2008 ). Piala Adipura merupakan penghargaan kepada kabupaten yang menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan ini pernah vakum beberapa tahun dan bahkan pernah berganti nama menjadi Piala Bangun Praja. Namun karena dinilai kurang tenar oleh Menteri Lingkungan Hidup diganti kembali Piala Adipura.
PIALA Adipura diarak menggunakan kendaraan hias keliling Kota Kuningan, karnaval dimulai dari tugu perbatasan Kab. Cirebon-Kab. Kuningan, tepatnya di Desa Sampora Kec. Mandirancan, Senin ( 9/6/2008 ) sekitar pukul 8.30 WIB.
Dalam rombongan terdepan tampak Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kuningan, Hj. Utje C.H.. Suganda serta para pengurur TP PKK lainnya. Disusul Wabup Kuningan, H. Aan Suharso, pejabat di tingkat Setda, para kepala dinas/lembaga, camat, kepala desa, unsur lainnya serta masyarakat.
Piala Adipura diarak keliling jalan-jalan protokol di antaranya, Jl. Siliwangi, Veteran, A. Yani, Otista, Aruji dan berakhir di halaman Pendopo Paramarta. Pada kesempatan tersebut, Bupati Aang membagi-bagikan sembako kepada para petugas kebersihan (pasukan kuning).