Oleh: yellowcity | Juli 1, 2008

HUCAP BARARADE YEUHH !!!

HUCAP apaan tuh? Belum tentu semua orang tahu istilah ini. Yups HUCAP adalah nama sejenis makanan. Makanan ini mungkin hanya terkenal atau dikenal oleh orang asli atau orang yang pernah ke Kuningan saja. HUCAP adalah singkatan dari ketupat taHU keCAP (bener ga ya? sebenarnya makanan ini yang dominan itu adalah ketupatnya sehingga seharusnya namanya adalah PATHUCAP alias ketuPAT taHU keCAP, jadi rasanya nggak afdol kalo ketupatnya dihilangin, namun mungkin karena namanya jadi agak panjang sehingga sampai sekarang yang dikenal adalah HUCAP). Entah siapa orang yang pertama kali menemukan istilah ini, atau orang yang pertama kali menjual makanan ini, tak ada yang tahu (perlu ada penelitian khusus kali). Yang jelas istilah HUCAP hanya dikenal dan ada di daerah Kuningan saja. Di beberapa daerah memang ada juga makanan yang serupa, di Bandung misalnya ada ketupat tahu petis tapi cara penyajiannya dan rasanya jelas berbeda, di Jakarta juga ada ketupa tahu sayur. HUCAP Kuningan memang sederhana hanya terdiri dari ketupat dan tahu yang dilumuri bumbu/saos kacang dan kecap juga tidak ketinggalan ditambah goreng bawang sebagai penambah aroma. Apa yang membuat beda, entah itu dari ketupatnya atau dari tahunya tapi yang jelas rasanya beda. Dan paling enak dinikmati kalau dalam keadaan masih hangat.

Sebenaranya setiap orang bisa membuatnya sendiri di rumah. Tapi disitulah letak kenikmatannya, ada sensasi tersendiri menikmati makanan ini di tempat aslinya.Lebih punya taste! Terutama yang menjadi langganan saya adalah warung HUCAP di depan pohon beringin dekat Mesjid Agung, waduh nama warungnya apa ya lupa ??. Tapi yang jelas paling enak dari yang lain. Ada juga Hucap Mak Eroh tidak jauh masih disekitaran jalan Dewi Sartika juga. Yang membuat saya prihatin justru sekarang penjual HUCAP di kota Kuningan sendiri jumlahnya tinggal sedikit, bahkan mungkin bisa dihitung dengan jari. Selain yang di Jl. Dewi Sartika, yang saya tahu satu lagi ada di Pujasera dan daerah Pasar Baru. Padahal HUCAP adalah makanan aseli Kuningan yang bisa membuat kangen para pencintanya. Jangan sampai HUCAP menghilang atau bahkan lisensinya diakui oleh daerah lain.

Para penduduk Urban yang bekerja atau sekolah di luar Kuningan, tiap kali menginjakan kakinya di kota ini kebanyakan makanan pertama yang dicarinya pasti HUCAP. Lantaran makanan ini khas cita rasa dari kota Kuningan. Tak aneh setiap saudara saya dari Jakarta datang ke Kuningan pasti langsung mengajak untuk membeli HUCAP. Saking sukanya pada makanan yang satu ini malahan sempat nitip harus dibeliin HUCAP pas kebetulan saya akan ke Jakarta atau Bandung. Weleh-weleh… Padahal HUCAP kan nggak tahan lama, jadi bingung juga bawanya. Coba bayangin perjalanan Kuningan-Jakarta kan 5-6 jam mending kalo naik kereta cuma 3-4 jam, sampai di Jakarta HUCAP-nya sudah jadi apa ya!

Yang jelas HUCAP sebagai trendmark Kota Kuningan harus dilestarikan. Kalau bukan kita siapa lagi. HUCAP adalah salah satu warisan kuliner masyarakat Kuningan. Istilahnya Kuningan punya HUCAP, dan HUCAP punya Kuningan. Pokokna mah hidup HUCAP lah? bararade yeuhh??


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: