Oleh: yellowcity | Juli 1, 2008

KUDA JINGKRAK / KUDA JENGKE VS KUNINGAN / PINKAN

Seorang teman kuliah dari Bandung yang berkunjung ke rumah pernah bilang pada saya, kenapa di Kuningan, terutama di jalan rayanya banyak sekali icon-icon kuda putih. Ya, memang tak aneh kalau dia sampai merasa heran karena sepanjang jalan pas masuk ke wilayah Kabupaten Kuningan dari arah Cirebon kita akan disambut oleh dua patung kuda putih. Dan di setiap perbatasan desa kita juga akan dengan mudah menjumpai tugu-tugu tanda batas berlatar relief kuda putih. Dengan PD-nya saya jelasin, kalo kuda putih itu merupakan salah satu lambang kota ini, sehingga Kuningan dijuluki sebagai kota kuda. Tapi bukan karena di Kuningan banyak kuda, ato ada peternakan kuda. Namun hanya karena kisah satu ekor kuda kebanggaan milik penguasa Kuningan saat itu.

Konon nama kuda itu adalah si Windu, kuda putih, kecil nan lincah milik Sang Adipati Kuningan kala itu yang bernama Arya Kamuning. Kuda ini mempunyai andil cukup besar dalam berbagai peperangan sehingga disegani oleh pihak kawan maupun lawan. Weleh… weleh… kayak guru sejarah aja ya, neranginnya. Malah katanya dari sini pula akhirnya muncul pepatah Kecil-kecil kuda Kuningan. Nah lho pasti baru dengar kan? By the way arti dari pepatah ini kurang lebih jangan pernah menyepelekan (anggap enteng/pandang sebelah mata) sesuatu yang kecil/kurang diperhitungkan karena siapa tahu justeru punya potensi yang lebih baik (mirip kecil-kecil cabe rawit gitu lho!).

Terus dia penasaran ingin lihat kuda itu, seperti apa sih? Apa masih ada? Apa ukuran kecilnya itu mirip-mirip kuda poni? Wah, saya bingung harus jawab seperti apa. Terus terang saya juga tidak tahu apa jenis kuda ini masih ada atau sudah musnah atau jangan-jangan cuma mitos belaka. Setahu saya kuda-kuda yang ada di Kuningan ya kuda buat delman itu (tak jauh beda dari kuda-kuda yang lain yaitu sejenis kuda Sumbawa). Bahkan selama tinggal di Kuningan belum pernah melihat kuda berwarna putih, kebanyakan kan standar warnanya cokelat kehitaman gitu. Kalo di Bandung kan banyak tuh kuda-kuda di kebon Binatang atau ditaman deket Jl. Diponegoro yang sering ditunggangin anak-anak kecil. Saya jawab asal aja kalo kuda sejenis Si Windu sudah ngga ada lagi, sudah punah. Coba patung kuda di dapan Plaza Kuningan dulu masih ada. Kan kalau dia tanya bukti otentiknya apa? Saya bisa ngibul kalau patung didepan Plaza itu makamnya si Windu. Jadi kita sebagai warga Kuningan tak perlu susah-susah cari bukti si Windu itu ada atau tidak (konon juga katanya makam sebenarnya si Windu itu berada di Astana Gede). Tapi sayangnya patung kuda putih di depan Kuningan Plaza kan sekarang sudah tiada. Kini sudah diganti dengan patung perunggu di taman kota.

Ada lagi yang ditanyakan temanku yaitu kalau dipikir-pikir kenapa posisi kudanya itu tanggung, kaki kanan depannya cuma diangkat sedikit apa ya istilah yang tepat untuk posisi itu. Kata dia sih jengke tepat ngga ya? Yang jelas temanku itu kasih saran kenapa posisinya nggak dimiripin sama logonya Ferari aja si kuda jingkrak itu lho, pasti lebih keren? Lebih gagah gitu! Kalo kuda jengke kan kesannya tuh kuda baru belajar jalan kalo kuda jingkrak kesannya kuda tersebut sudah mahir dan sebagai salah satu cara kuda tersebut mampu menyerang lawannya.  Wah kalau sudah begini jadi repot juga ngeladeninnya.

Satu lagi pertanyaan temanku, yaitu seputar latar belakang relief kuda yang berwarna pink. Kenapa juga warnanya pink? Sebenarnya ide siapa? Kok kompak banget? Aduh kalo yang ini benar-benar saya tak bisa menjawabnya. Skak Mat deh… Nyerah… Apa ya alasan yang tepat, biar lebih feminim atau apa ya. Rupanya mata teman saya itu jeli juga. Padahal udah ratusan bahkan ribuan kali saya lewat bolak-balik melihat tugu-tugu batas itu, tak terpikirkan masalah itu. Kata dia, mestinya kalau namanya KUNING-AN kan latar belakangnya warna kuning jadi kalau latarnya pink berarti namanya bisa berubah jadi PINK-AN. OH NO !!! Kok jadi mirip nama penyayi eks-Ratu PINKAN MAMBO.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: