Oleh: yellowcity | Juli 2, 2008

PLAZA KUNINGAN JAWA BARAT, RIWAYATMU KINI….

Kalo pulang mudik ke Kuningan dan liburannya agak lama, lumayan bete juga yaa… Masalahnya bingung mau jalan-jalan kemana lagi, semua tempat wisata sudah pernah dikunjungi, jadi ngga tau mau pergi kemana lagi. Dan kalo dipaksain jalan-jalan paling mentoknya ke tempat-tempat itu juga. Coba kita lihat kembali checklist nya : Waduk Darma, Palutungan, Cigugur, Cibulan, Sangkanurip, Sidomba, Talaga Remis dan Lingarjati, yups… semua sudah di contreng. Ngga ada tempat wisata yang baru dan semuanya masih sama seperti zaman baheula ngga banyak yang berubah. Tapi lumayan lah untuk mengobati rasa kangen dan mengenang kisah klasik masa lalu (kayak syair lagu aja).

Ada satu tempat nostalgia yang paling membekas di ingatan saya yaitu Plaza Kuningan. Dulu tempat ini merupakan satu-satunya sentra hiburan di kota kecil  nan molek, Kuningan, sayang kini telah almarhum. Dari mulai toko-toko pusat perbelanjaan, tempat jajan makanan, tempat main billyard, main ding-dong, sewa komik terbaru, beli poster-poster pemain bola idola, sampai bioskop ada di tempat ini. Pokoknya bisa main seharaian, dan lupa waktu kalo  terus-terusan nongkrong di tempat itu. Bener-bener complete place for full entertainment deh. Tapi kini ???  Just a memory.

Taman kota kuningan

Sempat tersiar kabar bahwa Plaza Kuningan akan direnovasi menjadi lebih modern. Hal ini tentunya memberi angin segar pada warga Kuningan yang haus akan hiburan. Memang seiring perjalanan zaman kondisi Plaza Kuninga terbilang agak kumuh sudah tidak representatif lagi. Gedung Plaza dan icon kuda putih didepannya pun dirobohkan. Namun setelah beberapa tahun berlalu ternyata proyek tersebut mandek bahkan terbengkalai dan akhirnya Pemda Kuningan mengubah eks Plaza Kuningan menjadi taman kota. Memang jauh lebih elok dijadikan taman kota dibandingkan menjadi mall yang nantinya hanya akan menjadi biang kemacetan di pusat kota saja. I think it is a genius idea. Salute for Bupati… (Hidup Pa Aang… pokokna mah hebring lah)

Yang paling disayangkan adalah  tidak adanya relokasi bioskop eks Plaza Kuningan ke tempat lain. Dulu seingat saya selain bioskop di Kuningan Plaza ini ada lagi satu bioskop yaitu Kuning Ayu, tempatnya pun bersebelahan yaitu persis di depan pohon beringin di alun-alun kota. Waktu kecil saya sempat  beberapa kali diajak nonton di tempat ini. Tapi, nasibnya tak jauh lebih baik, bioskop ini lebih dulu ditutup dan diubah menjadi tempat perbelanjaan Yogya Departement Store bahkan sekarang karena Yogya sudah pindah, eks bioskop Kuning Ayu jadi tempat kosong tak berpenghuni. Dan akhirnya Saudara-Saudara sebangsa dan setanah air, kini  Kuningan menjadi  salah satu Kabupaten di Jawa Barat selain Indramayu yang tidak mempunyai bioskop. Sungguh sangat ironis.  Kasihan masyarakat Kuningan…

Memang bisnis bioskop di kota kecil pada saat itu tidak menjanjikan. Dengan kualitas dan kuantitas film Indonesia yang menurun dan harga tiket yang murah ditambah jumlah penonton harian kian lama kian menyusut membuat pengusaha bioskop terus merugi dan memilih menutup usaha mereka.  Sesekali memang ada film box office  baik dalam maupun luar negeri yang meledak. Pada saat itu banyak penonton yang antri bahkan yang tidak kebagian tiket. Salah satunya yang saya ingat pas pemutaran film Titanic. Wahh antriannya luar biasa… Sampe dibela-belain harus bolos sekolah demi mendapatkan tiketnya.

Pas perfilman Indonesia mati suri, hanya film-film erotis dan film india yang terpasang di papan reklame. Tapi yang menarik, ada temen SMP dulu yang menjadi penonton setia film India di boskop Plaza Kuningan ini, seminggu sekali pas weekend dan hampir pasti tak terlewatkan bahkan dibela-belain kalau perlu nonton midnight. Serunya pas upacara bendera hari senin dia pasti ceritain film India yang ditontonnya. Pingin deh rasanya kembali bernostalgia ke masa itu. Tapi sudah tak mungkin..

Dari dulu studio-studio di bioskop itu menjadi saksi sejarah bagaimana orang-orang Kuningan, tua muda laki-laki perempuan dari desa dan kota kecamatan berjubel tumpah ruah berebutan, antri membeli tiket sekedar hanya untuk menonton film favoritnya. Dari masa tahun 80 an ketika film Rhoma Irama berjaya sampai dengan akhir tahun 90 an. Apalagi pas hari-hari setelah Lebaran yang antriannya ngga kebayang deh…

Pernah waktu itu ngajak saudara dari Jakarta ikut nonton dan dia merasa kagum, tidak menyangka ternyata di kota kecil seperti Kuningan ada bisokop yang bagus dengan harga yang murah. Memang bioskop Plaza Kuningan pada zamannya merupakan salah satu mall terbaik di Jawa Barat.

Kasihan generasi muda Kuningan sekarang, di tengah gegap gempitnya perfilman dalam dan luar negeri, mereka hanya bisa gigit jari tak bisa lagi langsung menikmatinya di bioskop kesayangan. Tak ada lagi bioskop di Kuningan, paling-paling cuma ada layar tancep atau paling banter cuma nonton DVD. Atau bagi orang yang bener-bener ngebet kebelet mau nonton di bioskop harus jauh-jauh datang ke Grage Mall Cirebon. Bener-bener kasihaan…


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: