Oleh: yellowcity | September 17, 2008

URBANISASI MASYARAKAT KUNINGAN

Urbanisasi merupakan suatu masalah yang kompleks baik itu ditinjau dari daerah yang ditinggalkan maupun daerah yang didatangi oleh kaum urban. Kuningan sebagai salah satu kota kecil di Jawa Barat tentunya tidak banyak memberikan pilihan pekerjaan dan kesempatan bagi para penduduknya. Selain akses pendidikan ke level yang lebih tinggi yang juga terbatas. Sehingga hal ini mendorong banyak penduduk Kuningan untuk mengadu nasib di kota besar.

Sejarah mencatat bahwa penduduk Kuningan sudah terbiasa untuk merantau ke daerah lain. Hal ini terbukti dari migrasi secara besar-besaran pertama yang dipimpin oleh Dipati Ewangga ke Jakarta. Walaupun tujuan utamanya untuk membantu Cirebon menyerang pelabuhan Sunda Kelapa, namun akhirnya prajurit-prajurit asal Kuningan memiih menetap disana dan mendirikan perkampungan yang bernama Kuningan juga. Sehingga di Jakarta ada tempat bernama Kuningan yang sekarang menjadi salah satu sentra bisnis di selatan Jakarta.

Kemudian pada tahun 1930-an banyak penduduk Kuningan mulai tertarik merantau ke Sumatera dan Kalimantan untuk bekerja di perusahaan pertambangan minyak bumi dan di areal perkebunan. Palembang dan Medan menjadi tempat favorit warga Kuningan untuk bekerja disektor perkebunan terutama perkebunan kelapa sawit dan karet. Sejak saat itulah dimulainya migrasi penduduk Kuningan keseluruh penjuru Nusantara bahakan sampai ke luar negeri dengan jumlah yang cukup besar.

Sejak tahun 1950-an petani dari daerah pedesaan Kuningan banyak juga yang ikut merantau ke kota-kota besar di pulau Jawa, seperti Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, terutama ke ibukota Jakarta. Hal ini diakibatkan karena terjadi gagal panen, meningkatnya jumlah penduduk dan juga terjadi gangguan keamanan oleh gerombolan pemberontak DI/TII pimpinan Kartosuwiryo.

Pada generasi berikutnya, para perantau itu (sejak tahun 1970-an) tampak mulai berhasil dalam kehidupan di perantauan baik dalam bidang ekonomi, pendidikan maupun sosial politik. Hal itu besar pengaruhnya terhadap kesejahteraan kehidupan masyarakat Kuningan. Sehingga, tingkat urbanisasi dan mobilitas penduduk Kuningan pun menjadi cukup tinggi.

Dewasa ini kebanyakan perantau asal Kuningan bekerja di sektor perdagangan, seperti manjadi penjual jamu, rokok, indome rebus, buah dingin, bubur kacang ijo dan sebagainya. Bahkan di Yogyakarta bila tahu kita berasal dari Kuningan yang terlintas pertama kali dipikran mereka pasti tukang bubur kacang ijo. Karena mayoritas pedagangnya berasal dari Kuningan. Namun banyak pula yang sukses disektor pendidikan dengan menjadi akademisi bahkan Guru Besar di Universitas terkemuka seperti UI, Unpad dan UPI contohnya seperti Anies Baswedan, Edi Suhardi Ekajati, Muhammad Surya, Eman Suparman dan Mohammad Arsad Anwar. Adapula yang sukses di pemerintahan dan militer dengan menduduki beberapa posisi strategis. Demikan halnya dengan dunia hiburan ada beberapa  Artis kelahiran Kuningan dan berdarah Kuningan seperti Sam Bimbo dan Maudy Koesnaedi.

Diaspora warga Kuningan memang terus terjadi, bahkan sudah terpatri di benak para generasi muda Kuningan bahwa suatu saat mereka harus merantau pergi keluar dari kampungnya untuk mencari makna kehidupan hingga kelak waktu akan memanggilnya kembali ke tanah kelahiran.

Pepeling Ema

Bral geura miang anaking

Mun hidep rek diajar dewasa

Neang hirup sangkan jadi jalma

Geura beberkeun  layar kaheman

Ngumbara miang neang elmu

Sangkan leber wawanen jeung wijaksana


Responses

  1. Salam kenal..

    sae pisan teh tulisanna….
    tiasa teu disadur ku abdi….amengan atuh ka http://www.cibulan.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: